Mari Kita Renungi Harta Kita Hari Ini

706 views

Tidakkah anda ingat bahwa harta itu bukan sepenuhnya diperuntukkan bagi kita sendiri. Harta itu tidak akan kita bawa ke alam akhirat. Status harta yang saat ini kita miliki hanyalah titipan, jadi jangan menyangka jika harta yang kita miliki sekarang itu sepenuhnya milik kita. Sadarilah sahabat, harta itu hanyalah titipan dari Allah SWT dan suatu saat nanti kita akan dimintai pertanggung jawaban oleh-Nya. Kabar ini kita terima dari hadis Rasulullah SAW :

amanah-harta“Tidak akan bergeser kedua kaki anak Adam pada hari Kiamat hingga ditanya empat perkara: tentang umurnya untuk apa dihabiskan, masa mudanya untuk apa digunakan, hartanya dari mana didapat dan ke mana disalurkan, serta ilmunya apa yang ia perbuat.” (HR. Tirmidzi).

Saudaraku,

Sudahkah anda memikirkan bagaimana cara anda mencari harta, membelanjakan harta dan ke arah mana saja harta yang kita miliki kita salurkan?

Apakah harta yang anda miliki itu diperoleh dengan cara halal atau tidak? Lalu kemanakah harta kita itu harus kita salurkan?

Allah SWT melarang kita memakan harta yang berasal dari cara haram, Dia memberikan ancaman yang keras bila kita melanggar aturannya ini. Perhatikan Firman-Nya berikut ini :

“Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. Pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahannam, lalu dibakar dengannya dahi, lambung, dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: “Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri, maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu.” (QS at-Taubah [9]: 34-35).

Saudaraku,

Bahkan Nabi SAW sendiri bersabda :

Sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah seseorang meninggal dunia kemudian dia meninggalkan kambing, unta, atau sapi yang dia tidak menunaikan zakatnya kecuali hewan tersebut akan datang pada hari Kiamat dalam keadaan yang lebih besar, hingga hewan itu menginjaknya dan menusuk dengan tanduknya hingga Allah memutuskan perkaranya di antara manusia.” (HR. Bukhari).

Semoga kita dijauhkan dari perbuatan mengumpul-ngumpul harta tapi tidak bisa memberikan hak yang ada pada harta itu untuk orang lain. Kita sama-sama berharap agar Allah SWT tidak mengazab kita di akhirat nanti. Aamiin.

author
No Response

Comments are closed.