Ini Siasat Jitu Agar Anak Terbiasa Disiplin Sedari Kecil

Anda harus kompak dengan pasangan anda dalam hal mendidik anak karena sebagai orang tua, anak akan mendapatkan pendidikan pertamanya dari anda. Dalam hal mendidik anak, anda harus menekankan kedisiplinan sedari dini agar nanti ketika anak bersekolah, mereka sudah terbiasa berdisiplin berkat didikan kedua orang tuanya. Aturan disiplin harus jelas, anda harus menetapkan hal-hal yang harus ditaati oleh anak, selain itu konsisten lah dengan aturan yang anda buat tersebut.

cara mendisiplinkan anak

Tapi harap diingat bawah anda berdua harus memiliki visi yang sama dalam hal gaya mendisiplinkan anak. Bila bunda menerapkan disiplin dengan tangan besi sedangkan ayah masa bodoh, nanti akan akan jadi bingung.

Saran kami, anda berdua harus kompak dan tidak berat sebelah dalam mendisiplinkan anak. Jangan sampai anak terjebak dalam adu kekuatan dari orang tuanya. Anda harus berbicara dari hati ke hati dengan pasangan anda terkait kedisiplinan yang akan diterapkan pada anak.

Tanya pasangan anda, seperti apa gaya disiplin yang dulu diterapkan orang tuanya

Anda memiliki pasangan hidup, anda harus tahu masa lalunya seperti apa, bagaimana orangtuanya memberi pendidikan, hukuman apa saja yang biasa diterapkan dan lain sebagainya. Tanyakan secara spesifik apakah dia menyukai gaya disiplin yang diterapkan oleh orang tuanya dulu. Setelah itu mintalah saran apakah sebaiknya gaya disiplin itu diterapkan pada anak anda sekarang.

Sampaikan keluh kesah anda

Setelah anda meminta sedikit sesi dari pasangan untuk menceritakan masa kecilnya dulu. Kini giliran anda untuk menyampaikan seperti apa sebetulnya pengalaman anda ketika masih kecil. Sampaikan pada pasangan bahwa anda hanya menyukai ini dan itu, dan tidak ingin diperlakukan seperti ini dan itu. Dengan saling terbuka, nantinya akan muncul sebuah konsep bersama yang anda berdua setujui untuk diterapkan pada anak anda.

Sedikit Perbedaan itu biasa

Ketika anda mengobrol mungkin anda akan menemukan beberapa argument dari pasangan anda maupun dari anda sendiri yang kemudian tidak begitu disukai. Jangan takut, perbedaan itu biasa. Justru dengan saling terbuka, anda berdua akan saling mengkoreksi pernyataan masing-masing, mengevaluasinya kemudian mencari titik temu bersama yang tentu lebih pas. Tekankan bahwa anda ingin kecerdasan emosional anak terpelihara melalui disiplin yang anda terapkan.

Jangan di hadapan anak

Ketika anda bersama pasangan bereksplorasi untuk menemukan sebuah konsep disiplin yang jelas. Sebaiknya anda mengobrolkannya tidak di depan anak. Diskusikanlah hal ini hanya dengan pasangan anda. Kalau bisa di malam hari saja saat anak sudah tidur.

Eksplorasilah terus

Anda harus menetapkan beberapa hal yang menjadi inti masalah disiplin. Ini bisa saja tentang aturan nonton tivi, mengerjakan PR, jam makan malam, jam main dan sebagainya. Ini harus anda sepakati berdua. Sebagai evaluasi, anda bisa mendiskusikannya lagi di waktu yang lain.

Sahabatku, anak adalah titipan tuhan, anda harus mendidiknya dengan baik. Ingat, di akhirat nanti anda sebagai orang tua akan diminta pertanggungjawaban oleh tuhan tentang bagaimana anda mendidik anak anda ketika hidup di dunia.

author
No Response

Comments are closed.