Ini Cara Paling Cepat Untuk Mengenali Gejala Stroke

417 views

129414_ilustrasi-stroke_663_382

Banyak literatur kedokteran menyebutkan bahwa cara paling cepat untuk mengenali gejala stroke adalah dengan mengidentifikasi gejala FAST yaitu kondisi Face (wajah), Arm (lengan), speech (berbicara), dan time (waktu).

Ketika wajah membentuk pola asimetris anda sudah harus sigap karena ini menadakan gejala FAST sudah mulai muncul. Bibir mungkin akan sedikit mencong ke satu sis, pada lengan mungkin terjadi kelumpuhan di satu sisi. Seringkali penderita merasa kesulitan untuk mengangkat lengan ketika diminta untuk melakukannya) dan biasanya diikuti dengan lumpuhnya salah satu kaki.

Gejala stroke yang berikutnya adalah pada kemampuan berbicara atau speech. Ketika gejala speech muncul, penderita biasanya merasa sulit untuk berbicara normal. Kalaupun terlihat memberi respon saat kita ajak bicara, kemampuan bicaranya berubah. Penderita agak tidak nyambung. Untuk gejala berikutnya yaitu Time atau waktu, maka yang satu ini adalah yang paling krusial karena menentukan tingkat kerusakan yang terjadi di otak.

Pada fase ini, otak tidak mendapat pasokan darah lagi hingga mati atau rusak. Saat ini terjadi, penderita harus segera dilarikan ke rumah sakit.

Stroke pada dasarnya terdiri dari dua jenis yaitu Stroke mini dan Stroke sumbatan.

Stroke Mini

Stroke jenis ini disebut juga dengan nama transient ischemic attack atau TIA. Gangguan temporer yang dirasakan misalnya terganggunya penglihatan, kesulitan berbicara, dan kebingungan sesaat. Anda tak perlu khawatir jika merasakan jenis yang satu ini karena dalam waktu 24 jam biasanya kondisi penderita akan berangsur normal.

Banyak orang tidak tahu kalau mereka dijangkiti stroke jenis ini. Kemunculannya hampir tidak terdeteksi, kalaupun terasa biasanya penderita tidak segera memeriksakan diri ke dokter. Anda harus mewaspadai kemunculan gela stroke mini ini karena ini bisa menjurus pada keadaan yang lebih parah lagi. Secara umum, 30% dari serangan stroke dimulai dengan mini stroke.

Stroke Sumbatan

Inilah jenis stroke yang paling banyak kasusnya. Stroke sumbatan terjadi karena aliran darah ke otak tersumbat. Hampir 80% dari stroke yang menyerang penderita dengan gangguan jantung adalah jenis stroke sumbatan. Sisanya sebesar 15% adalah stroke pendarahan (hemoragik).

Stroke tidak muncul begitu saja tapi serangannya melalui beberapa tahap yang berbeda. Resiko stroke sendiri akan bertambah besar ketika anda mengalami komplikasi karena kegemukan, diabetes, tingginya kadar kolesterol, dan hipertensi. Hipertensi sendiri dialami hampir oleh 70% penderita stroke.

Anda bisa dengan mudah mengidentifikasi serangan stroke sumbatan lewat cara FAST tadi. Kalau anda mendapati salah seorang anggota keluarga menunjukkan gejala FAST, buru-buru bawa dia ke rumah sakit untuk mendapat perawatan lebih lanjut.

author
No Response

Comments are closed.