Ini Alasan Mengapa Kita Harus Berdoa

630 views

Berdoa, ini adalah kata yang menyiratkan bahwa kita sebagai ciptaan tuhan tidak bisa melepaskan diri daripada-Nya. Mendengar kata berdoa pasti bukan sesuatu yang asing lagi tapi apa betul kita sudah begitu ikhlas dalam berdoa karena segala hal sudah diatur oleh-Nya baik itu rejeki, jodoh dan sebagainya. Semua dari kita pasti sudah pernah berdoa.

03 Nov 2006, Geneva, Switzerland --- Muslim Praying --- Image by © Fred de Noyelle /Godong/Corbis

Lantas untuk apakah tuhan mengharuskan kita berdoa? Kita semua pasti tahu kalau tuhan mengetahui apa yang tersembunyi dan apa yang terlahir pada diri kita, lalu untuk apalagi kita mengeluhkan ini dan itu kepada-Nya jika Allah sendiri lebih mengetahui apa yang kita hadapi dan apa yang kita inginkan.

Ini karena kita semua sebagai makhluk selalu membutuhkan Allah. Kita tahu bahwa Allah adalah dzat yang maha perkasa. Hanya kepada dia saja semua makhluk mengadukan permasalahannya. Tapi memang betul tanpa kita bercerita apapun kepada Allah, ia sudah tahu apa yang menimpa kita. Tapi dengan berdoa kita justru merasa optimis bahwa semua permasalahan kita akan selesai karena kita memasrahkan diri kepada Allah dengan semua doa-doa kita.

Tapi seringkali terjadi setelah kita berdoa dengan begitu khusyu dan berkali-kali, apa yang kita inginkan ternyata tidak dikabulkan. Hingga kita pun tetap menghadapi masalah yang sama berkali-kali tanpa ujung yang jelas. Jawabannya karena kita tidak sepenuhnya tahu esensi dari doa itu sendiri.

Banyak dari kita hanya menjadikan doa sebagai sebuah formalitas saja sesudah melakukan shalat lima waktu. Kita berdoa tanpa diiringi perasaan tulus bahwa kita betul-betul membutuhkan Allah. Hal inilah yang membuat doa kita seperti debu yang tertiup angin dan tak berbuah manis seperti apa yang kita inginkan.

Berdoalah dengan sepenuh hati agar Allah tahu kita hanya mengharapkan keridhoannya semata. Sepelik apapun masalah yang kita hadapi jawabannya hanya bisa kita dapat dengan berdoa asalkan kita pahami apa esensi dari doa itu sendiri.

author
No Response

Comments are closed.