Ibadahmu Hanya Akan Diterima Allah Kalau Memenuhi Syarat-Syarat Ini

Berdoa ada tata caranya lho dan tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Cara berdoa ini menjamin bahwa apa yang anda keluhkan dan minta kepada Allah pasti akan dikabulkan oleh-Nya. Syarat ini namanya Ittiba, hal ini sendiri difirmankan oleh Allah dalam Al-quran:

“Katakanlah, “Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: “Bahwa sesungguhnya Ilah kamu itu adalah Ilah Yang Esa.” Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Rabbnya maka hendaklah ia mengerjakan amal yang shalih dan janganlah ia mempersekutukan seorang pun dalam beribadah kepada Rabb-nya.” (QS. al-Kahfi [18]:110).

berdoa-di-waktu-yang-istijabah

Di sini yang diartikan sebagai amal sholeh adalah semua perbuatan yang tidak keluar dari tuntunan Allah SWT dan diniatkan dengan tulus hanya karena Allah semata. Maka dari itu semua perbuatan yang anda lakukan hendaknya betul-betul sesuai dengan apa yang disyariatkan oleh Rasulullah SAW.

Dalam hal ini Allah Berfirman dalam Surat Al-Mulk Ayat 1-2 sebagai berikut :

“Maha Suci Allah Yang di tangan-Nyalah segala kerajaan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu, Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun. ” (QS. Al-Mulk [67]: 1-2)

Lalu berlanjut pada surat Alkahfi Ayat 125 dan Annur 54 :

“Dan siapakah yang lebih baik agamanya daripada orang yang ikhlas menye-rahkan dirinya kepada Allah, sedang dia pun mengerjakan kebaikan, dan ia mengikuti agama Ibrahim yang lurus. Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayangan-Nya.” (QS. an-Nisa’[4]: 125).

“Katakanlah, “Ta’atlah kepada Allah dan ta’atlah kepada Rasul; dan jika kamu berpaling maka sesungguhnya kewajiban rasul hanyalah apa yang dibebankan kepadanya, kewajiban kamu adalah apa yang dibebankan kepadamu. Dan jika kamu ta’at kepadanya, niscaya kamu mendapat petunjuk. Dan tiada lain kewajiban rasul hanya menyampaikan (amanat Allah) dengan terang.” (QS. an-Nur: 54).

Dalam salah satu hadist, Rasulullah mengatakan bahwa,“Barangsiapa membuat perkara yang baru dalam agama kami ini yang tidak bersumber darinya, maka perkara itu ditolak.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Jadi dalam berdoa dan beribadah hendaknya kita ber-ittiba, yaitu berharap dengan penuh keyakinan bahwa apa yang kita minta akan dikabulkan oleh Allah. Di samping itu hendaknya kita beramal sholeh agar kita mendapat penilaian yang baik di mata Allah SWT.

Wallahu’alam

author
No Response

Comments are closed.