Hentikan Kebiasaan Anak Mengompol Dengan Cara ini

730 views

Tidak mudah bagi kita sebagai orang tua untuk mengatasi kebiasaan anak yang sering mengompol. Anda memerlukan banyak kesabaran, pengertian dan kebijaksanaan. Meskipun demikian, banyak sekali yang mengkhawatirkan bahwa kebiasaan mengompol anak-anak akan berlangsung lebih lama bahkan hingga remaja. Seorang anak dikatakan mengompol bila ia sering mengeluarkan urin tanpa ia sadari, dalam bahasa medis kebiasaan ini disebut “enuresis”. Anak yang sudah agak besar seharusnya mampu untuk mengontrol keinginannya untuk buang air kecil tapi kalaupun belum, berarti ada sesuatu yang salah pada dirinya.

makanan-dan-kebiasaan-ngompol-pada-anak_670x310

Enuresis secara umum dibagi ke dalam dua bagian yaitu enuresis primer yang sering dialami oleh anak berusia 6 bulan ke bawah dan enuresis sekunder yang banyak terjadi pada anak di atas enam bulan. Karakter enuresis primer antara lain terjadi secara alami dan tidak disebabkan oleh faktor medis, sedangkan enuresis sekunder sering terjadi karena akumulasi kotoran pada usus besar yang menimbulkan tekanan pada kantung kemih, infeksi di saluran kemih, diabetes usia dini, dan tulang belakang yang mengalami gangguan saraf.

Yang pasti kebiasaan mengompol tidak hanya dikarenakan oleh faktor biologis semata, tekanan psikologis juga disebut menjadi pendorong seseorang mengalami masalah mengompol yang parah.

Ini cara yang bisa dilakukan untuk menghentikan kebiasaan mengompol pada anak :

  1. Kalau anak anda yang masih balita sering mengompol, anda tidak boleh menghentikan kebiasaan buruknya dengan hukuman. Tidak juga dengan menyalahkannya, jangan biarkan anak anda melihat seolah-olah anda ini sedan jengkel padanya, anda harus memperlihatkan bahwa anda mendukungnya dan berilah ia nasihat yang banyak agar ketika ia ingin buang air kecil, maka ia dibiasakan memberitahu dulu orang tuanya.
  2. Meskipun kebiasaan mengompol itu jelek, anda tidak boleh membandingkan anak dengan orang lain. Jika misalnya anak sanggup tidak mengompol sesudah tidur malam, anda bisa memotivasinya dengan memberi banyak pujian atau hadiah. Dengan begini dia akan termotivasi untuk tidak mengompol ketika tidur.
  3. Kalau anak tidak lagi bisa mengendalikan kebiasaan ngompolnya, maka suruhlah anak untuk mengganti pakaian dan sprei di malam hari. Akan lebih baik kalau anda memasang tikar karet di atas tempat tidur lalu ditutup dengan kain. Biasakan agar anak lebih bertanggung jawa dan tidak ngompol lagi.
  4. Supaya anak tidak mengompol ketika tidur, pastikan anak buang air kecil dulu sebelum tidur. Biasakan anak untuk melakukan relaksasi dengan menahan keluarnya air seni. Kalau kebiasaan mengompol anak sudah terlampau parah, anda bisa membeli alarm anti ngompol untuk usia lima tahun ke atas.

Itulah 4 tips anti ngompol untuk anak-anak, semoga bisa membantu anda menghentikan kebiasaan mengompol anak. Semoga bermanfaat.

author
No Response

Comments are closed.