Dunia Ini Memang Indah, Tapi Jangan Terbuai Keindahan Dunia

Bumi ini adalah planet tempat kita tinggal dan usianya sudah ratusan juta tahun kalau tidak puluhan. Semakin tua dunia ini semakin indah, persis seperti seorang nenek-nenek yang mengenakan berbagai perhiasan mahal dan menyilaukan mata. Secara teknis seperti itulah sebetulnya dunia ini. Di dunia ini kita dituntut untuk berkreasi, menginvestasikan masa hidup kita pada hal-hal yang bermanfaat hingga kita bisa menuai hasilnya di akhirat nanti ketika kiamat sudah menjelang.

3343556d62f0467ab2164cc7700aef92

Sebagaimana yang tertulis dalam kitab suci Al-qur’an, tujuan diciptakannya manusia dan jin adalah untuk beribadah kepada Allah SWT, lantas sudahkah anda mengisi hidup anda dengan amal soleh yang bisa membuat anda masuk surga di akhirat nanti? Tuhan menyeru pada kita umat manusia agar kita hanya beribadah kepada-Nya dan tidak menyekutukannya dengan apapun.

Firman-Nya dalam Al-qur’an :

“Dan tidaklah Aku menciptakan Jin dan Manusia, kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku”

Oleh karena itu kita harus selalu ingat bahwa tujuan dari semua aktivitas kita adalah untuk beribadah kepada Allah. Setiap langkah ini adalah perjalanan menuju akhir hidup yang pasti datang menjelang hingga ketika nafas kita berakhir, kita sudah yakin dengan tempat kembali kita nanti.

Kalau diibaratkan hidup kita di dunia ini seperti berhembusnya angin saking sebentarnya. Pasti tak terasa kalau beberapa tahun yang lalu kita masih anak-anak tapi hari ini kita sudah dewasa dan memikul banyak tanggung jawab besar yang harus kita pertanggung jawabkan di hadapan tuhan nanti.

Kita harus ingat bahwa hidup ini ada akhirnya dan segala sesuatu pun akan hilang persis seperti mereka belum diciptakan. Milikilah segala sesuatu dengan niat untuk mendapat ridho allah agar ketika jumlahnya kurang, hati kita tetap tenang karena Allah lah yang menjatah rejeki kita semua. Istilahnya semua sudah ada bagiannya, jadi kita tidak usah khawatir tidak mendapat rejeki karena sudah ada yang mengaturnya.

Sahabat, di dunia ini segalanya serba indah. Kita sebagai manusia tidak akan pernah merasa cukup menikmati semua keindahan dunia ini. Kalau terbenam dalam kenikmatan dunia, maka sekali kita terbenam kita akan terus merasa kurang padahal masih banyak orang lain yang peruntungannya tak sebagus kita.

Menikmati dunia ini seperti meminum segelas air laut yang rasanya asin karena begitu kita minum maka kita akan jauh merasa lebih haus dan ingin minum air tawar yang sejernih-jernihnya air. Jadi janganlah terlena dengan apa yang disuguhkan oleh kehidupan ini kepada kita.

Ingatlah bahwa kita bermula dari ketiadaan dan akan kembali menjadi sesuatu yang tiada. So persiapkan dari sekarang amal soleh anda dan jangan tergiur kegemerlapan dunia.

author
No Response

Comments are closed.