Bukan Cuma Untuk Perut Saja Kita Mencari Nafkah

1018 views

Adalah anjuran Allah SWT untuk mencari nafkah demi pemenuhan kebutuhan hidup kita selama masa hidup kita di dunia ini. Ini termasuk pemenuhan gizi untuk tubuh. Memang betul kita bekerja untuk memenuhi kebutuhan perut tetapi hendaknya tidak disalahartikan bahwa semua yang kita lakukan itu hanya untuk kebutuhan perut saja hingga kita kekenyangan karena makan secara berlebihan.

mencari nafkah yang halal

Saudaraku,

Bukanlah hal yang baik bila idealisme kita hanya ditujukan pada pemenuhan urusan perut saja melalui nafkah yang kita cari. Kalau selama ini anda beranggapan seperti itu, anda keliru maka ubahlah. Jangan biarkan anda buta mata, kalap dan makan dengan membabi buta hingga anda masukkan semua makanan yang anda temui ke dalam mulut. Anda tidak boleh lupa bahwa lampung juga punya hak.

Kalau saya bilang lambung punya hak, alasannya karena siapapun pasti punya kewajiban individu dengan memanuhi haknya masing-masing. Rasulullah Bersabda, “Tidaklah anak Adam memenuhi wadah yang lebih buruk dari perut. Cukuplah bagi anak Adam memakan beberapa suapan untuk menegakkan punggungnya. Namun, jika ia harus (melebihinya), hendaknya sepertiga perutnya (diisi) untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiganya lagi untuk bernafas.”

Saudaraku,

Dalam agama kita, orang yang makannya hingga kenyang itu hukumnya makruh, perbuatan ini sungguh dibenci oleh Allah SWT. Tetapi pada keadaan tertentu, kekenyangan sendiri hukumnya bisa haram. Ini sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Ibnu Hajar, “Larangan kekenyangan dimaksudkan pada kekenyangan yang membuat penuh perut dan membuat orangnya berat untuk melaksanakan ibadah, membuat angkuh, bernafsu, banyak tidur dan malas. Bisa jadi hukumnya berubah dari makruh menjadi haram sesuai dengan dampak buruk yang ditimbulkan.”

author
No Response

Comments are closed.