Akhir Hidupmu Ditentukan Oleh Lidahmu

865 views

Anda tidak sepantasnya mengatakan hal-hal yang tidak harus anda katakan. Seseorang akan dinilai dari gaya bahasa dan apa yang disampaikannya. Dengan perkataanlah orang lain akan menilai sifat diri kita karena sebagaimana sebuah pepatah mengatakan bahwa “Mulutmu harimaumu”.

Seorang muslim tidak boleh mengatakan kata-kata kotor atau bersumpah serapah. Seorang muslim sejati harus berbicara dengan cara yang baik dan terhormat.

jaga-lidah

 

Seorang teman pernah berkisah bahwa di suatu waktu ia pernah terserempet sebuah mobil saat akan pergi ke mesjid. Tanpa berpikir panjang ia langsung mengeluarkan kata-kata kotor “oooh brengs…” hingga tak lama kemudian mobil itu berhenti dan pengemudinya keluar lalu menghampiri teman saya. Teman saya langsung menyesali apa yang tadi dia katakan karena dia berpikir bagaimana kalau pengemudi itu tiba-tiba bertindak kasar kepadanya hingga bisa saja ia meninggal di hari itu.

Betul sekali, sejumlah kata yang anda sampaikan boleh jadi adalah kata-kata penutup yang terakhir dalam hidup anda. Mungkin anda bisa membayangkan seandainya kata terakhir yang kita ucapkan di akhir hidup adalah kata-kata kotor maka nasib sial lah yang akan menimpa kita di akhirat nanti. Islam mengharuskan agar penganutnya berkata-kata dengan cara yang baik dan menghindari kata-kata yang buruk karena ini mengindikasikan kita bukan sebagai orang yang beriman.

Dalam salah satu hadist, Muadz ibn Jabal berkata “Aku berkendara dengan Rasulullah S.A.W. sampai lututku bersentuhan dengan lututnya, kami berkendara bersama, kemudian aku bertanya kepadanya beberapa pertanyaan tentang shalat, sedekah, dan iman. Wahai Nabi Allah, katakanlah kepadaku tentang amal baik yang akan mendekatkanku kepada surga dan menjauhkanku dari neraka.”

Rasulullah berkata kepada Muadz bahwa jika ia telah menanyakan sesuatu yang baik kepada rasul maka apakah rasul harus memberitahunya sesuatu yang meliputi segala yang telah beliau sebutkan?

Menanggapi hal ini Muadz hanya berpikir lalu balik bertanya kepada Rasulullah perihal amalan yang bisa mengantarkannya ke surga. Rasul pun lantas menunjuk ke arah lidahnya dan mengatakan bahwa : “inilah yang harus kau jaga.”

Rasulullah S.A.W. bersabda “Wahai Muadz, kupikir kau adalah orang yang paling pintar. Apakah ada sebab yang akan menyebabkan wajah orang-orang terjatuh ke dalam neraka jahannam, selain apa yang lidah mereka ucapkan?”.

author
No Response

Comments are closed.